SEMANGAT AHSAN CETAK INSAN IHSAN

Diposting oleh Tarbiyatun Nisaa - Sabtu, 07 Januari 2017, 09.03 Kategori: - Komentar: 0 komentar

PRINSIP POACE


Mengelola lembaga pendidikan, hakikatnya sama seperti  mengelola perusahaan. Ada input proses dan output.  Mungkin yang berbeda hanya input dan outputnya. Kalau perusahaan berbentuk barang, sedang pendidikan berbentuk orang. Namun dalam prosesnya,   prinsip-prinsip manajemen yang diterapkan, sepertinya sama. Yaitu POACE, Planning (Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian), Activiting (Pelaksanaan), Controlling (Kontrol) dan Evaluating (Evaluasi atau Penilaian). 

Bila ingin maju dan berkembang, maka prinsip-prinsip manajemen tersebut, harus diterapkan secara ketat, disiplin dan konsisten. Terkadang, bila sudah berjalan lama, atau mengalami stagnasi dan kejenuhan, maka rumus tersebut bisa saja dibalik menjadi ECAOP, Evaluating, Controlling, Activiting, Organizing dan Planning.    Dalam QS. Al Insyirah disebutkan, 

فإذا فرغت فانصب وإلى ربك فارغب 

"Maka apabila sudah selesai, lanjutkan ke program baru, 
dan hanya kepada Allah Tuhanmu, kembalilah..."

Namun rumus dan prinsip manajemen tersebut, tidak bernilai apa-apa, bila tidak dikuatkan dengan spirit atau semangat. Semangat untuk menjadi terbaik, terhebat, terunggul, terindah dan teristimewa. Inilah yang membedakan antara perusahaan atau lembaga pendidikan yang maju dan berkembang, dengan yang bangkrut atau gulung tikar.  

SMP AHSANA TARBIYATUN NISAA

Sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) pendidikan di Yayasan Wakaf Tarbiyatun Nisaa, SMP Ahsana Tarbiyatun Nisaa didedikasikan tidak hanya sebatas KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) Formal Akademis, tetapi lebih jauh dari itu, dijadikan sebagai pusat pelatihan dan pembinaan kader-kader da'i da'iyat, mujahid mujahidah muda masa depan, yang siap menjadi pewaris estafeta risalah Islamiyah di masa yang akan datang. Fokus pada eksplorasi dan eksploitasi potensi personal, kognitif, apektif dan psikomotorik dilakukan secara terprogram, terstruktur dan berkelanjutan.






Walau sarana prasarana penunjang KBM belum lengkap, namun tidak mengurangi semangat pengelola, pengurus dan para guru, untuk terus mendidik, mengolah dan membina para siswa siswinya, agar benar-benar menjadi Insan Ahsan yang mandiri, dinamis, produktif, kreatif dan progresif. 

RAGAM KEGIATAN SISWA
Beladiri Tapak Suci

Rutin diadakan setiap hari Sabtu. Mengikuti berbagai event lomba antar sekolah dan pesantren maupun antar perguruan. Cukup berpestasi,  dengan mendapat beberapa medali dan piala kejuaraan,  dari mulai tingkat kabupaten sampai provinsi.  






 

Muhadoroh Latihan Pidato
Untuk mengasah keterampilan berbicara, berpidato, berceramah, bercerita dan berkata-kata, latihan pidato, merupakan program yang wajib diikuti oleh semua siswa dan santri. Rutin diadakan seminggu sekali. Sebagian sudah terbiasa tampil di depan pengajian ibu-ibu majelis ta'lim dan pengajian bapak-bapak. Banyak meraih prestasi di setiap ajang lomba pidato antar sekolah maupun event-event lainnya.











Olah Rasa Spiritual
Disamping program tahfidz (hapalan) Al Qur'an, dengan target 3 juz, para siswa/santripun diharuskan untuk menguasai doa-doa harian, Asmaul Husna,   wirid dan dzikir di setiap selesai shalat.







Pramuka
Kegiatan wajib yang harus diikuti oleh setiap siswa. Meraih berbagai prestasi di berbagai event lomba, baik tingkat kecamatan sampai dengan kabupaten.














Outbond dan LDK
Untuk membentuk sikap kepemimpinan dan ketahanan fisik, mental dan psikis siswa, keiatan LDK dan outbond menjadi bagian penting yang diprogram secara rutin dan khusus. 
























Latihan Keterampilan
Tanam menanam, membuat puzle, atau membuat sesuatu dari barang-barang bekas, menjadi salah satu muatan pembelajaran keterampilan kreatif yang diajarkan ke para siswa.











Kerja Bakti Sosial
Setiap kegiatan bakti sosial maupun program pembangunan yang dilakukan di pesantren, semua santri, terutama pria, dilibatkan aktif untuk ikut membantu, sehingga bisa mempercepat proses penyelesaian kegiatan pembangunan yang dijalankan.








Seni Pementasan dan Hiburan
Marawis, Tamyiz, Operete, Drama, Paduan Suara, Tarian dan atraksi seni lainnya, menjadi bagian dari kegiatan siswa, agar mereka bisa lebih berani tampil, sekaligus melatih jiwa entertainmet yang  lentur dan fleksibel dalam pergaulan di tengah-tengah masyarakat. 










Itulah gambaran singkat tentang SMP AHSANA Tarbiyatun Nisaa, yang tetap bersemangat untuk terus menerus membina, mengolah, mencetak para santri, agar menjadi siswa kreatif, produktif, sehat, kuat, bernyali dan besar cita-citanya, sehingga mereka siap untuk menjadi pemimpin dan  bagian masyarakat, umat dan bangsa yang membanggakan di masa yang akan datang. 
Insya Allah....... 

0 komentar

Posting Komentar