INDAHNYA BERBAGI DI PENGHUJUNG BULAN SUCI

Diposting oleh Tarbiyatun Nisaa - Selasa, 27 Juni 2017, 08.50 Kategori: - Komentar: 0 komentar

SEMANGAT BERBAGI
DI PENGHUJUNG BULAN SUCI

Postingan yang tertunda, namun tidak ada salahnya untuk diinformasikan, tentang kegiatan akhir Ramadhan di Pesantren Tarbiyatun Nisaa,  yaitu santunan janda, jompo dan anak-anak yatim dan tidak mampu, yang memang sudah rutin diselenggarakan di setiap Ramadhan.  Walau suasana sosial ekonomi yang terasa sulit saat ini, salah satunya berkurangnya jumlah donatur yang berpartisipasi,  namun semangat untuk berbagi kepada mereka yang kekurangan, tetap menyala terpelihara, walaupun dalam jumlah nominal yang jauh berkurang, dibanding Ramadhan sebelumnya. 

SANTUNAN JANDA JOMPO
Adalah ibu Hj. Deswati Lubis, yang rutin tiap Ramadhan, selalu berkesempatan untuk berbagi bahagia dengan para ibu jama'ah Majelis Ta'lim Tarbiyatun Nisaa, khususnya para janda dan jompo.  Sebanyak Lk. 250 orang tersantuni. 



















Teriring doa dari kami, mudah-mudahan segala kebaikan Ibu Hj.  Deswati Lubis selama ini, dibalas oleh Allah SWT dengan balasan berlipat ganda, disehatkan, diberkahkan rizkinya, dan dipanjangkan usianya. Amien Ya Robbal 'Alamin .....

SANTUNAN ANAK YATIM 
DAN TIDAK MAMPU

Ramadhan 1437 H/2016 M yang lalu, ada sekitar 300 anak yatim yang mendapat santunan, namun untuk Ramadhan 1438 H/2017 M ini, hanya ada sekitar 210 anak yatim, asuhan para ibu anggota Majelis Ta'lim Tarbiyatun Nisaa  yang dapat tersantuni. Dana santunan berasal dari para donatur dan dermawan, baik lembaga maupun perorangan, yang rutin memberikan bantuannya ke Pesantren Tarbiyatun Nisaa. 














Untuk itu, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada para donatur, hartawan, simpatisan dan dermawan yang masih  tetap setia menyisihkan sebagian rizkinya, untuk diberikan kepada para anak yatim dan tidak mampu.  Teriring doa dari kami, mudah-mudahan Allah SWT menerima amal baiknya, dan melipat gandakan serta memberkahkan rizkinya. Amin Ya Robbal 'Alamin ......
Selengkapnya »»»

DIALOG TERBUKA RASULULLAH SAW DAN IBLIS

Diposting oleh Tarbiyatun Nisaa - Selasa, 20 Juni 2017, 11.41 Kategori: - Komentar: 0 komentar

DIALOG TERBUKA
ANTARA RASULULLAH SAW 
DENGAN IBLIS

Walaupun sudah banyak postingan sejenis, baik di blogspot, wa, bb, line, fb dan di media internet lainnya, namun tidak ada salahnya untuk diposting ulang, mengingat sangat menarik dan penting untuk diketahui bersama-sama, tentang musuh abadi manusia, yaitu Syaithan La'natullahi ilaihi, yang tidak akan pernah berhenti mengganggu dan menyesatkan manusia hingga hari kiamat. 


Rasulullah            :  Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku hendak Sholat?
Iblis                       : Aku merasa Panas dingin dan Gemetar
Rasulullah            :  Kenapa?
Iblis                       : Sebab setiap seorang hamba berSujud 1X kepada Allah, Allah                 
                                  mengangkatnya satu Derajat
Rasulullah            : Jika seorang umatku berpuasa?
Iblis                       : Tubuhku terasa terikat hingga dia berbuka
Rasulullah            :  Jika ia berhaji?
Iblis                       : Aku seperti orang Gila
Rasulullah            :  Jika ia membaca Al-Quran?
Iblis                       : Aku merasa meleleh laksana air timah di atas Api
Rasulullah            :  Jika ia bersedekah?
Iblis                       :  Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji
Rasulullah            :  Mengapa bisa begitu?
Iblis                       :  Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya, yaitu :
  1. Keberkahan dalam hartanya,
  2. Hidupnya disukai,
  3. Sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka,
  4. Terhindar dari segala macam musibah akan terjauh darinya,
Rasulullah            :  Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?
Iblis                       : Suara kuda perang di jalan Allah
Rasulullah            :  Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?
Iblis                       : Taubat orang yang bertaubat
Rasulullah            :  Apa yang dapat membakar hatimu?
Iblis                       : Istighfar di waktu siang dan malam
Rasulullah            :  Apa yang dapat mencoreng wajahmu?
Iblis                       :  Sedekah yang diam-diam
Rasulullah            :  Apa yang dapat menusuk matamu?
Iblis                       :  Sholat fajar






Rasulullah            :  Apa yang dapat memukul kepalamu?
Iblis                       :  Sholat berjamaah
Rasulullah            :  Apa yang paling mengganggumu?
Iblis                       :  Majlis para ulama
Rasulullah            :  Bagaimana cara makanmu?
Iblis                       :  Dengan Tangan kiri dan jariku
Rasulullah            :  Dimanakah kau menaungi anak-anakmu di musim panas?
Iblis                       :  Di bawah kuku Manusia
Rasulullah            :  Siapa temanmu wahai iblis?
Iblis                       :  Pezina




Rasulullah            :  Siapa teman tidurmu?
Iblis                       :  Pemabuk
Rasulullah            :  Siapa tamumu?
Iblis                       :  Pencuri
Rasulullah            :  Siapa utusanmu?
Iblis                       :  Tukang Sihir (Dukun)




Rasulullah            :  Apa yang membuatmu Gembira?
Iblis                       :  Bersumpah untuk cerai
Rasulullah            :  Siapa kekasihmu?
Iblis                       : Orang yang meninggalkan Sholat Jumat
Rasulullah            :  Siapa Manusia yang paling  membahagiakanmu?
Iblis                       :  Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja


Mudah-mudahan di sisa akhir Ramadhan yang sebentar lagi berakhir, amal ibadah dan kebaikan kita, makin rajin dan meningkat, sehingga gelar muttaqien, benar-benar bisa kita dapatkan. Amien Ya Robbal 'Alamin......
Selengkapnya »»»

SURAT PERPISAHAN RAMADHAN

Diposting oleh Tarbiyatun Nisaa - Rabu, 14 Juni 2017, 15.23 Kategori: - Komentar: 0 komentar



SURAT PERPISAHAN 
RAMADHAN




Saudaraku,
sebentar lagi saya pulang…
Telah dua puluhan malam ramadhan bertamu, 

tetapi sering saya ditinggal sendirian.

Saudaraku, 
sebentar lagi saya pulang…
Walaupun saya sering dikatakan istimewa, 

tetapi perlakuanmu kepadaku tidak luar biasa.
Oleh-olehku hampir tidak kau sentuh, Alqur’an cuma dibaca sepintas, 

kalah dengan up-date status smartphone serta tontonan.
Saudaraku, 
sebentar lagi saya pulang…
Di bulan mulia ini sholatmu tidak lebih khusyu, 
kalah bersaing dengan ingatan bakal lebaran.
Tidak banyak kau minta ampunan, 
lantaran repot menumpuk harta untuk THR serta berbelanja Lebaran.


Saudaraku, 
sebentar lagi saya pulang…
Malam serta siangmu tidak banyak digunakan berbuat kebajikan, 
kalah dengan bisnis yang tengah panen waktu Ramadhan.
Tidak juga banyak kau bersedekah, 
lantaran cemas tidak cukup buat mudik serta berlibur lebaran.
Saudaraku, 
sebentar lagi saya pulang…
Tetapi,  saya seperti tamu yang tidak diinginkan.
Sampai sepertinya tidak bakal menyesal kau kutinggalkan.
Walau sebenarnya saya datang dengan kemuliaan,

semestinya tidak pulang dengan kesia-siaan.

 


Saudaraku, 
sebentar lagi saya pulang…
Percayalah…
Saya pulang belum pasti bakal kembali datang
Hingga semestinya kau menyesal sudah menelantarkan.

Saudaraku, 
sebentar lagi saya pulang…
Saat ini masihlah ada sekian hari kita berbarengan,

tepatnya sepuluh malam paling akhir yang banyak didambakan.
Pada malam-malam ganjil di sepuluh malam paling akhir ini 





bakal ada malam yang tambah baik dari pada seribu bulan..
Yakni malam lailatul qadar.

Saudaraku, cari kemuliannya di malam-malam itu.
Memperbanyak taubat serta ampunan.
Saya tidak memberitahumu kapan tiba waktunya.
Hal semacam itu untuk menguji keimananmu pada Allah SWT semata.
Saudaraku, bersegeralah!
Janganlah ditunggu lagi kapan?

Saudaraku, bergegaslah! Jangan pernah kau bosan....


Saudaraku, mudah-mudahan kau selekasnya sadar
Sebelum saya benar-benar pulang dan menghilang,
Lantaran umurmu hanyalah narasi singkat

yang bakal dipertanggungjawabkan begitu  panjang.


Bumi Allah, Ramadhan 1438 H
Saudaramu,


Selengkapnya »»»

TARHIB RAMADHAN 1438 H

Diposting oleh Tarbiyatun Nisaa - Selasa, 13 Juni 2017, 15.28 Kategori: - Komentar: 0 komentar

TARHIB RAMADHAN
Ramadhan bulan sarat keberkahan, kemuliaan, ampunan, dikabulkannya segala doa dan harapan, bulan di mana diturunkan di dalamnya Al Qur'an, petunjuk hidup manusia yang absolut mutlak kebenarannya, tanpa ada keraguan, bulan segala amal kebaikan balasannya dilipatgandakan, hingga tak tanpa batas terserah Allah SWT Pemilik Alam Semesta yang menentukan,  bulan di mana ampunan, rahmat ditaburkan, pintu-pintu taubat lebar-lebar dibukakan, siksa neraka dijauhkan dan surga didekatkan. 






Sayang seribu sayang, alangkah ruginya apabila tiap detik, menit, jam dan hari Ramadhan disia-siakan, hingga tidak terasa, Ramadhanpun pergi menghilang.  Karena kita tidak tahu, entahlah di tahun depan, kita masih diberikan kesempatan untuk menikmati indahnya Ramadhan.   










Sekedar mengingatkan, sebelum sesal dan nyesak datang, masih ada 10 hari Ramadhan tersisa, saatnya kita all out memanfaatkannya, dengan ragam kebaikan dan amal shalih yang bisa kita lakukan: Tadarusan hingga berkali-kali khatam, infaq shodaqoh berapapun dan dengan apapun, wirid, dzikir, istighfar sebanyak-banyaknya, bertaubat dan memohon ampun, i'tikaf dan sebagainya.


Menjelang dan selama bulan Ramadhan 1438 H, YAYASAN WAKAF TARBIYATUN NISAA BOGOR, siap  kembali menampung, menghimpun dan menyalurkan INFAQ, SHADAQOH, ZAKAT, WAKAF Bapak/Ibu/Sdr/Sdri. Pemberian bisa dilakukan dengan cara: 
a. Transfer melalui rekening bank
b. Diberikan langsung ke tempat kami
c. Atau petugas kami yang menghubungi
Teriring doa dari kami, mudah-mudahan kita masih diberikan keesempatan melaksanakan Ibadah Shaum Ramadhan, dalam keadaan sehat walafiyat, aman, tenang dan nyaman.  Dan semoga bentuk kebaikan yang Bapak/Ibu/Sdr/Sdri, akan menambah keberkahan nilai ibadah Shaum Ramadhan yang dijalankan, dan mendapat balasan Allah SWT dalam bentuk kemudahan, kemurahan dan keberlimpahan. Amin Ya Rabbal 'Alamin....
Selengkapnya »»»